Akuisisi BTN Syariah oleh BSI untuk Penuhi Aturan Spin Off Perlu Ditinjau Ulang

- Jumat, 30 September 2022 | 10:17 WIB
BTN Syariah (Twitter)
BTN Syariah (Twitter)

JAKARTA, AYOBANTEN.COM -- Rencana akuisisi BTN Syariah oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) untuk memenuhi aturan spin off perlu ditinjau ulang. Hal ini sejalan dengan pendapat kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi XI DPR yang mengusulkan agar kewajiban spin off unit usaha syariah (UUS) pada tahun 2023 ditinjau kembali.

Semua pihak sepakat bahwa UUS memang perlu disapih agar bisa bertumbuh dan berkembang secara optimal, namun demikian banyak pihak berbeda pendapat soal waktu dan strategi terkait rencana spin off tersebut.

Apabila dipaksakan terlaksana tahun depan, sementara industri tidak siap, maka hanya akan menghasilkan bank syariah yang tidak memiliki daya saing. Jika itu yang terjadi, maka pemaksaan spin off akan lebih besar mudharatnya ketimbang manfaatnya.

Baca Juga: BSI Jangan Nafsu Caplok BTN Syariah, Analis: Rencana Akuisisi Sulit Terwujud

Opsi peninjauan kembali kewajiban spin off juga menjadi perhatian anggota Badan Legislatif DPR RI yang tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK)

"Harus diakui jika ketentuan UUS perbankan untuk memisahkan diri dari induknya atau spin-off mengikuti aturan yang dibuat regulator masih menghantui pelaku industri perbankan. Maka kami di parlemen menangkap kegelisahan ini dan mencoba mencari jalan tengah agar tidak malah kontraproduktif dalam pengembangan industri keuangan syariah di Tanah Air," tegas Anggota Komisi XI DPR RI Ela Siti Nuryamah.

Dia menyampaikan, pihaknya sepakat jika ketentuan spin off UUS perbankan diserahkan kepada pelaku usaha. Regulator nantinya hanya menetapkan ketentuan-ketentuan umum, seperti kecukupan modal minimal, kecukupan total aset, tren tingkat kesehatan UUS, memiliki infrastruktur yang mendukung akselerasi bisnis, memiliki kesiapan teknologi dan sumber daya manusia, hingga memiliki kerja sama yang baik dengan induk usahanya.

Baca Juga: Solusi BSU Tahap 3 Tetap Cair, Walau Tidak Punya Rekening BRI, BTN, BNI, dan Bank Mandiri

"Dengan demikian di satu sisi regulator mempunyai acuan lebih objektif untuk memaksa UUS dalam melakukan spin off, di sisi lain pelaku usaha juga tidak dibatasi ketentuan waktu yang bisa saja sangat subjektif dan tidak mencerminkan objektivitas fakta di lapangan," kata dia.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Backlog Perumahan Ditargetkan Teratasi pada 2045

Jumat, 25 November 2022 | 18:17 WIB

BTN Gelar IPEX 2022 Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun

Senin, 21 November 2022 | 10:29 WIB

BTN Dorong Milenial Duduki Jabatan Strategis

Kamis, 3 November 2022 | 16:33 WIB

BTN Syariah Jawa Kebutuhan Rumah Warga Muhammadiyah

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:47 WIB

Kinerja Kuartal III 2022, Laba BTN Naik 50 Persen

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:16 WIB

Berkat Bank BTN, Pedagang Pasar Dapat Hunian Layak

Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:49 WIB

KPR BTN Rent To Own Meluncur

Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:30 WIB

Bank BTN Lakukan Road Show Tabungan BTN Bisnis di Medan

Minggu, 25 September 2022 | 17:22 WIB
X