BTN dan PLN Kerja Sama Konversi LPG

- Rabu, 11 November 2020 | 20:18 WIB
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng PT PLN (Persero) guna mewujudkan gerakan konversi satu  juta kompor LPG ke kompor induksi.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng PT PLN (Persero) guna mewujudkan gerakan konversi satu juta kompor LPG ke kompor induksi.

JAKARTA, AYOBANTEN.COM--PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggandeng PT PLN (Persero) guna mewujudkan gerakan konversi satu  juta kompor LPG ke kompor induksi.

Dukungan itu dituangkan dalam kerja sama antara kedua pihak dengan mennandatangani naskah nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama ditandatangani langsung  Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury dengan Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini di Jakarta, Rabu (11/11).

Melalui kerja sama tersebut, Bank BTN mendorong dan memberikan akses kepada mitra pengembangnya untuk menggunakan kompor induksi pada proyek perumahannya. 
Di lain pihak PLN memberikan kemudahan kepada mitra kerja BTN yang menerapkan program konversi tersebut.  

Kerjasama lainnya yang dijalin adalah kerjasama pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan serta kerjasama sistem sistem informasi monitoring pemakaian listrik rumah debitur KPR. PT PLN (Persero) membidik potensi penggunaan kompor induksi pada proyek perumahan.

"Penandatanganan nota kesepahaman ini dimaksudkan untuk meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga," Zulkifli Zaini. 

Dirut Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 1,28 juta nasabah BTN untuk KPR subsidi dan sekitar 400.000—500.000 nasabah aktif untuk KPR nonsubsidi yang berpotensi untuk menggunakan kompor induksi.

"Total kurang lebih sekitar 1,7 juta nasabah yang kami harapkan nanti bisa kami tawarkan fasilitas kredit khusus kepada mereka untuk bisa melakukan kepemilikan kompor induksi," kata Pahala.

Tiap tahun terdapat kurang lebih 170.000—200.000 unit rumah baru yang mendapatkan pembiayaan dari BTN.  Ke depan, BTN juga akan mengeksplorasi potensi tersebut untuk menawarkan pembiayaan kepemilikan kompor induksi.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X