Yamaha NMax

Peringati Hari Santri, ASN Lebak Kenakan Sarung dan Peci

  Selasa, 22 Oktober 2019   Fira Nursyabani
Petugas pelayanan publik di Lebak kenakan sarung dan peci untuk memperingati Hari Santri, Selasa (22/10/2019). (ANTARA News/Mansyur suryana)

LEBAK, AYOBANTEN.COM -- Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lebak mengenakan sarung dan peci hitam saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Aksi ini untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh 22 Oktober.

"Semua petugas ASN memakai sarung dan peci hitam," kata Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lebak Edi Sunaedi di Lebak, Selasa (22/10/2019).

Penggunaan sarung dan peci hitam itu tidak menjadikan hambatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, pemakaian sarung dan peci hitam menunjukan kereligiusan sebagai santri yang belajar pada pendidikan pondok pesantren.

"Kami menilai sarung dan peci hitam lebih mendekatkan hubungan dekat antara petugas ASN dan masyarakat," katanya.

Pelayanan masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak antara lain Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan, Puskesmas, Kantor Badan Pendapatan Daerah dan Sekertariat Pemerintah Daerah.

Penggunaan sarung dan peci hitam di Kabupaten Lebak sudah hal biasa karena sebagai daerah santri dengan ribuan pondok pesantren tersebar di 345 desa dan kelurahan di 28 kecamatan.

"Kami menyambut positif Hari Santri  itu dengan menggunakan sarung dan peci hitam," katanya.

Samsudin, seorang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak mengaku bahwa mereka sangat senang pada hari santri menggunakan sarung dan peci hitam. Sebab dirinya setelah pulang bekerja sehari-hari di rumah sering memakai sarung dan peci hitam untuk melaksanakan ibadah salat.

"Kami tidak merasa kaku dan kikuk memakai sarung dan peci hitam," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar