Yamaha NMax

Wisatawan Australia Lirik Pangandaran Jabar

  Rabu, 08 Januari 2020   Adi Ginanjar Maulana
Pangandaran

BANDUNG, AYOBANTEN.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghabiskan malam pergantian tahun 2019 di kawasan wisata Pangandaran.  

Kunjungannya itu dimanfaatkan untuk memonitor revitalisasi Pangandaran.  Saat ditemui wartawan usai meresmikan Taman Pusdai di Bandung pada Senin (30/12/2019), Emil menjelaskan, revitalisasi Pangandaran sudah rampung. 

Bahkan sudah dimanfaatkan warga sekitar. Hal ini merupakan bentuk dukungan Pemprov Jabar untuk menjadikan pariwisata di kawasan Pangandaran sebagai lokomotif ekonomi. 

Revitaliasi Pangandaran ini merupakan bagian dari langkah-langkah Pemprov Jabar untuk menjadikan Pangandaran sebagai obyek wisata pantai terkemuka.  
Menurut Emil, setelah revitalisasi Pangandaran untuk pantai barat dan pantai timur selesai, maka akan dilanjutkan ke Batu Karas. Kemudian, penerbangan Nusawiru akan ditingkatkan sehingga destinasi pantai paling utama adalah Pangandaran.  

Sebelumnya Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemprov Jabar, Iwan Darmawan, mengatakan Pangandaran saat ini sedang "dilirik" oleh banyak wisatawan asal Australia. 

"Wisatawan Australia ini ingin sekali ke Pangandaran, dengan catatan runaway di Bandara Nusawiru diperpanjang supaya pesawat sekelas 737 bisa mendarat," jelas Iwan Darmawan yang kerap disapa Idar ini, Kamis (26/12/2019). 
Ia menambahkan tahun 2020 Pemprov Jabar akan memperpanjang runaway sehingga pesawat sekelas ATR 72 bisa masuk. Perlu diketahui panjang landasan pacu bandara Nusawiru saat ini 1400 meter dengan lebar 30 meter.  "Ini merupakan langkah pertama," katanya.  

Idar menjelaskan lebih lanjut, dalam lima tahun mendatang tidak menutup kemungkinan runaway tersebut diperpanjang lagi agar pesawat berbadan lebar sekelas 737 bisa memiliki penerbangan langsung ke Pangandaran.  

"Dengan semakin banyaknya pintu masuk, maka semakin bagus," tuturnya.  Dikatakan Idar, Australia merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan utama branding Disparbud Jabar selain China, Korea, dan, Jepang.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar