Diserbu Pembeli saat Wabah Corona, CBD Ciledug Ditutup dan Disegel!

  Rabu, 20 Mei 2020   Adi Ginanjar Maulana
Mal CBD Ciledug, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten, terbakar, Kamis (17/10/2018) sore. Kebakaran tersebut bersumber dari salah satu bagian gedung di lantai paling atas mal CBD. [Suara.com/Anggy Muda]

TANGERANG, AYOBANTEN.COM--Pemerintah Kota Tangerang, Banten menutup operasional di CBD Ciledug karena melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) saat wabah virus corona.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Hendra menuturkan dari hasil pemeriksaan di lokasi didapati sejumlah bukti yang menunjukkan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengelola mal CBD Ciledug sehingga diambil tindakan penyegelan di area pintu depan mal.

"Kita minta ke pengelola agar kios - kios beroperasi sampai dengan hari ini saja. Kecuali gerai swalayan yang menjual bahan pangan, karena termasuk yang dikecualikan," ucap Agus menjelaskan.

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah angkat bicara terkait terjadinya keramaian yang terjadi di salah satu pusat perbelanjaan CBD Ciledug yang merupakan laporan dari masyarakat.

Arief mengaku dirinya sudah menugaskan jajaran Satpol PP Kota Tangerang untuk melakukan pemeriksaan di mal tersebut, apakah menyalahi aturan selama berlangsungnya PSBB di Kota Tangerang

"Langsung dicek ke lokasi, supaya jelas apa yang terjadi di sana," ujar Wali Kota yang ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (19/5/2020).

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Wali Kota, apabila ditemukan adanya pelanggaran maka Pemkot Tangerang tidak akan segan memberikan sanksi kepada pihak pengelola pusat perbelanjaan tersebut.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar