Yamaha Aerox

Beras Busuk di Sembako Covid Pemkot Cilegon

  Jumat, 22 Mei 2020   Adi Ginanjar Maulana
Sembako isi beras busuk dari Pemkot Cilegon. (Foto: Istimewa / via Bantennews.co.id)

CILEGON, AYOBANTEN.COM--Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon ternyata tidak memegang langsung pengadaan dan pendistribusian paket bahan pokok untuk masyarakat terdampak Covid-19. Mereka diketahui menggunakan jasa pihak ketiga.

Kepala Dinsos Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengemukakan, temuan paket bahan pokok tak layak konsumsi di Lingkungan Jombang Masjid, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, pengadaan dan distribusinya dilakukan pihak ketiga. Tak hanya di Kelurahan Jombang Wetan, kasus serupa ternyata juga terjadi di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta dan Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.

“Di Pabean juga ada, Jombang Wetan dan Kelurahan Masigit juga seperti itu, totalnya sekitar 30 (paket sembako), tapi sudah diganti semua. Yang banyak temuan sampai lurahnya laporan itu di Pabean,” ujar Jubaedi, Kamis (21/5/2020).

Meski begitu, dia mengaku tak tahu, jika paket sembako yang dibagikan ternyata tak layak dikonsumsi. Sebab, dalam pengadaan barang dan pendistribusian sembako tersebut, dilakukan oleh pihak ketiga. Dia mengakui, pihak Dinsos hanya tahu beres dalam pengadaan dan pendistribusiannya.

“Ya nggak tahu itu kenapa bisa sampai begitu. Kan itu pihak ketiga, tapi toh yang didistribusikan hari pertama tidak ada komplen, bagus yang di enam kecamatan itu. Karena itu masih tanggung jawab penyedia, sesuai dengan kesepakatan PPK (pejabat pembuat komitmen) dan penyedia. Kita tahunya, barang yang dihasilkan barang yang berkualitas, kalau tidak kan, bisa tidak dibayar, kan tagihannya nanti setelah pekerjaan selesai,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bakal melakukan pengecekan kenapa paket sembako tersebut tidak layak konsumsi. Sebab dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti penyelewengan.

“Nanti temuan itu PPK selaku pemeriksa hasil pekerjaan kan pada saat menyampaikan dicek mutunya dan lain sebagainya, kalau tidak sesuai kontrak ya digantikan. Nanti dicek juga tempat penyimpanannnya bagaimana, basah atau bagaimana,” katanya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar