Yamaha Aerox

Korban Tsunami Banten Blokir Jalan

  Jumat, 03 Juli 2020   Adi Ginanjar Maulana
Korban Tsunami Banten Blokir Jalan

PANDEGLANG, AYOBANTEN.COM -- Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang Tubagus Khotibul Umam menyayangkan sikap Pemkab Pandeglang yang lamban menyikapi aspirasi korban Tsunami Banten yang selama ini mengeluhkan tidak mendapat bantuan Hunian Tetap (Huntap) dari pemerintah.

Menurutnya, intansi terkait tidak boleh abai dan harus segera merespon yang menjadi keluhan korban tsunami. Apalagi, beberapa waktu para korban tsunami memblokir akses jalan menuju pembangunan ke Huntap yang berada di Kampung Cibenda, Desa Sukarame, Kecamatan Carita.

"Instansi tidak boleh abai, harus peduli pada aspirasi masyarakat. Paling tidak harus mendengar keluhan masyarakat," kata Anggota komisi IV DPRD Pandeglang yang membidangi mitra kerja saat dikonfirmasi Suarabanten.id, Kamis (2/7/2020).

Politis Golkar ini menilai aksi protes yang dilakukan korban tsunami menjadi hal yang wajar sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap pemerintah. Harusnya, kata dia, pemerintah melakukan pendekatan persuasif agar masalah tersebut segera diselesaikan.

"Tak ada masalah masyarakat melakukan protes dengan menutup jalan, itu ekspresi dari kekecewaan mereka. Ini mestinya mereka diajak bicara, ada pendekatan persuasif kenapa mereka tidak dapat bantuan Huntap," terangnya.

Saat ditanya terkait adanya ada beberapa calon penerima Huntap tidak sesuai kualifikasi termasuk keluarga Kepala Desa Sukarame. Dia menilai ada proses yang tidak benar saat tim verifikasi turun ke lapangan.

"Itu berarti ada sesuatu yang tidak benar dalam proses verifikasi, mestinya yang diprioritaskan itu yang kena dampak. Ini harusnya menjadi perhatian pemerintah agar tidak protes dari masyarakat," sesalnya.

Dari pantauan Kontributor Suarabanten.id di lokasi pada Kamis (2/7/2020), akses jalan menunju proyek pembangunan hunian tetap (huntap) masih diblokir, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar