Yamaha Aerox

Daihatsu Hijet Tetap Populer di Jepang

  Selasa, 13 Oktober 2020   Adi Ginanjar Maulana
Daihatsu Hijet Tetap Populer di Jepang

AYOBANTEN.COM--Bicara tentang kendaraan komersial di Jepang, ujudnya tidak melulu bongsor. Ada yang cenderung imut namun ulet lagi serba guna. Salah satu carmaker penggarap sektor ini adalah Daihatsu. Masuk kategori niaga dan beberapa modelnya adalah Daihatsu Hijet Truck dan Daihatsu Hijet Cargo.

Dikutip dari Suara.com, di Indonesia, produk ini juga masih bisa ditemui, ada yang dimodifikasi unik. Seperti menjadi dapur berjalan dan tempat ngopi. Sementara di Jepang, model-model itu masih terus mengalami pembaruan.

Pada akhir Agustus 2020, Daihatsu Motor Company Limited di Jepang meluncurkan beberapa model yang disegarkan atau mengalami facelift. Di sektor produksi niaga adalah Daihatsu Hijet Truck dan Hijet Cargo. Sementara untuk passenger car adalah Daihatsu Atrai Wagon.

Daihatsu Hijet sendiri muncul perdana pada 1960, dan sejak saat itu mendapat sambutan positif dari masyarakat di Jepang, khususnya pelanggan yang bekerja di bidang industri seperti pertanian, konstruksi, transportasi, dan jasa.

Tingginya permintaan serta popularitas mobil ini membuatnya diproduksi lebih dari 7.000.000 unit sejak diluncurkan pertama kali. Kini sudah sampai model generasi ke-10.

Untuk Daihatsu Hijet Truck, penyegaran sudah dilakukan sejak September 2014. Lantas untuk fiturnya, pada Mei 2018 ditambah fitur baru seperti penghindar tabrakan terbaru, yakni Smart Assist IIIt, yang menjadikannya kendaraan niaga pertama tercanggih di kelasnya.

Sedangkan Daihatsu Hijet Cargo disukai konsumen karena kemudahan dalam penggunaannya, terutama saat melakukan bongkar-muat barang.

Dan yang unik adalah Daihatsu Atrai Wagon yang berbasis Daihatsu Hijet Cargo. Mobil Ini memiliki fungsi serbaguna dan sering digunakan untuk aktivitas bervariasi, mulai kebutuhan sehari-hari, keperluan bisnis, hingga rekreasi.

Paling seru dari rangkaian pembaruan ketiga produk ini adalah tingkat efisiensi bahan bakar diubah menjadi mode WLTC (Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Cycle), sesuai undang-undang dan peraturan setempat yang berlaku.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar