Yamaha Aerox

Hari Ini Kepesertaan Prakerja Gelombang Ini Terancam Dicabut

  Kamis, 15 Oktober 2020   Adi Ginanjar Maulana

AYOBANTEN.COM– Penerima program Kartu Prakerja Gelombang 8 terancam dicabut atau hangus jika tidak segera membeli pelatihan sejak dana bantuan masuk dashboard. Batas pembelian pelatihan sendiri ditutup Kamis, 15 Oktober 2020, pukul 23.59 WIB.

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja memberikan imbauan tersebut melalui akun Instagram @prakerja.go.id. Diharapkan, penerima Kartu Prakerja gelombang 8 segera membeli pelatihan pertama sejak saldo mereka masuk ke dalam dashboard.

“Bagi sobat Prakerja yang sudah lolos gelombang 8, namun belum membeli pelatihan pertama, segera beli pelatihan pertamamu sekarang juga,” tulis salah satu isi unggahannya, Senin (12/10/2020).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak mendapatkan SMS pengumuman dari Kartu Prakerja.

Apabila pembelian pelatihan pertama lewat dari 15 Oktober 2020 pukul 23.59 WIB, kepesertaan penerima Kartu Prakerja gelombang 8 akan dicabut.

Terakhir kali terdapat lebih dari 270 ribu peserta yang gagal mendapatkan bantuan subsidi itu karena statusnya dicabut. Adapun jumlah tersebut didapatkan dari hasil pencabutan penerima Kartu Prakerja gelombang 1 hingga 6.

Hal ini dikatakan oleh Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu. "Sudah sekitar lebih 270.000 peserta dari gelombang 1-6 yang dicabut kepesertaannya," kata Louisa kepada Ayojakarta.com, Rabu (7/10/2020).

Perinciannya, pada gelombang 1 hingga 4, ada 180 ribu orang yang kepesertaannya dicabut. Lalu pada gelombang 5, ada sebanyak 47.818 orang yang dicabut statusnya.

Sisanya didapatkan dari kepesertaan di gelombang 6. Sehingga, jika ditotal hasilnya ada sekitar 270 ribu peserta.

Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mereka adalah Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.

Dalam 7 mitra pelatihan tersebut, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan mencairkan insentif.

Peserta Kartu Prakerja akan mendapatkan insentif berupa bantuan dari pemerintah sebesar Rp3,55 juta. Rinciannya, peserta akan mendapatkan uang bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta (tidak bisa dicairkan), insentif pasca-pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali atau Rp150 ribu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar