Yamaha Aerox

bank bjb Dinobatkan Sebagai Peraih Penghargaan Top GRC 2020

  Kamis, 15 Oktober 2020   Adi Ginanjar Maulana
bank bjb Dinobatkan Sebagai Peraih Penghargaan Top GRC 2020

BANDUNG – bank bjb kembali menorehkan prestasi cemerlang mengiringi perjalanan usahanya di tahun 2020. Kali ini, perseroan dinobatkan sebagai peraih penghargaan Top Governance, Risk & Compliance (GRC) 2020. Penghargaan diberikan dalam ajang Top GRC Award 2020 & GRC Summit 2020 yang diselenggarakan secara online pada Kamis (15/10/2020). Penghargaan diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Kepatuhan bank bjb Agus Mulyana dan Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Penghargaan ini merupakan salah satu alat ukur keberhasilan bank bjb dalam membangun dan menerapkan sistem GRC secara konsisten dan baik. Pencapaian ini sekaligus mengulangi keberhasilan bank bjb dalam meraih penghargaan di ajang serupa pada helatan sebelumnya. Pada 2019 lalu, bank bjb juga tercatat sebagai salah satu pemenang dalam awarding yang sama.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan bank bjb selalu mempraktikkan GRC secara konsisten dalam setiap pertimbangan dan langkah usahanya. Implementasi GRC di tubuh perseroan, telah terbukti andal sebagai instrumen fundamental untuk mewujudkan kinerja berprinsip dalam meraih tujuan-tujuan usaha bank bjb. 

"Dalam upaya mencapai visi dan misi pertumbuhan usaha sekaligus memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat bank bjb senantiasa menjalankan tata kelola perusahaan, manajemen risiko dan kepatuhan secara konsisten dalam level terjaga baik pada seluruh proses bisnis. Konsistensi dan persistensi bank bjb ini terbukti ampuh dalam menopang performa bisnis perseroan di mana bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan positif meski harus menghadapi situasi penuh tantangan seperti saat ini," ujar Yuddy.

Dalam hajat tersebut, bank bjb mendapatkan 3 penghargaan sekaligus yakni TOP GRC 2020 #4 Stars, The Most Committed GRC Leader 2020 Direktur Kepatuhan bank bjb Agus Mulyana dan The High Performing Corporate Secretary on GRC 2020 Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto di mana bank bjb dinilai telah menerapkan manajemen risiko dan kepatuhan sangat baik. Penghargaan ini dinilai dari tiga aspek utama, yakni sistem, infrastruktur dan implementasi dalam hal tata kelola perusahaan serta manajemen risiko dan kepatuhan. Dewan juri menilai sistem, infrastruktur, dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik (GCG), manajemen risiko dan manajemen kepatuhan bank bjb, berada di tingkat yang sangat baik sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis perusahaan yang berkelanjutan.

Kegiatan TOP GRC 2020 diselenggarakan oleh majalah Top Business bekerjasama dengan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), Institute Compliance Professional Indonesia (ICoPI), Lembaga Kajian Nawacita (LKN), serta didukung oleh beberapa perusahaan konsultan GCG dan Manajemen Risiko, Manajemen Kepatuhan, seperti Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Sinergi Daya Prima, Solusi Kinerja Bisnis, SGL Management, Dwika Consulting, dan Melani K Harriman & Associate.

Peraih penghargaan TOP GRC 2020 dipilih berdasarkan seleksi dari lebih 840 perusahaan di Indonesia,baik yang berskala nasional maupun multinasional, berstatus perusahaan BUMN, BUMD, maupun swasta. Proses penilaian telah dilakukan secara objektif, independen, dan memperhatikan akuntabilitas melalui berbagai tahapan seleksi.

bank bjb dinilai sukses melakukan governance, risk, and compliance dalam proses bisnis maupun operasional sehingga dapat meningkatkan nilai perusahaan kepada stakeholders. Keberhasilan ini dapat diraih berkat kerja keras dan soliditas, di samping kualitas SDM perseroan yang terbukti andal dalam mengerek posisi bank bjb untuk secara bertahap menjajaki level yang lebih tinggi dalam mencapai tujuan pertumbuhan berkualitas dan berkelanjutan.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar