Yamaha Aerox

5 Rekening Ini Tak Diberi BLT dan Cara Mengadu ke Kemnaker

  Jumat, 16 Oktober 2020   Adi Ginanjar Maulana

AYOBANTEN.COM – Pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,2 juta tahap 5 terus dilanjutkan. Namun, ada 5 jenis rekening yang sudah pasti tidak akan mendapatkan transfer BLT.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mendapatkan 618 ribu data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, penyerahan data calon penerima BLT tahap 5 dilakukan dua kali.

Penyerahan data pertama pada 29 September 2020 Kemnaker mendapatkan 578 ribu data calon penerima. Lalu, pada 30 September 2020 tambahan data yang diterima sebanyak 40 ribu data calon penerima.

“Agar memudahkan proses dan simplifikasi data, kami anggap tambahan data tersebut sebagai bagian dari data tahap 5, sehingga totalnya sebanyak 618 ribu data penerima," kata Ida dalam telekonferensi pers, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, setelah seluruh tahap penyaluran ini selesai (hingga tahap 5), penyaluran BLT termin 1 pun telah usai.

Selanjutnya, dalam waktu kurang lebih 2 pekan, Kemnaker bakal mengevaluasi pelaksanaan penyaluran subsidi upah termin 1 ini. Sementara itu, untuk penyaluran termin 2 direncanakan mulai diberikan pada akhir Oktober 2020.

Ida menambahkan, hingga saat ini data yang telah diterima oleh Kemnaker dari BPjamsostek sebanyak 12,4 juta orang.

“Dari data ini telah disalurkan bantuan kepada 10,7 juta penerima atau 92,48%. Sementara yang masih dalam proses pengiriman dari perbankan penyalur sebanyak 745 ribu orang. Seluruh proses ini dimulai sejak 24 Agustus 2020,” katanya.

Perinciannya, BLT tahap I telah tersalurkan kepada 2,4 juta orang penerima atau sekitar 99,38% dari kuota penyaluran sebanyak 2,5 juta orang, tahap 2 tersalurkan kepada 2,9 juta orang penerima atau sekitar 99,38% dari kuota penyaluran 3 juta orang.

Sementara itu, tahap 3 tersalurkan kepada 3,4 juta orang penerima atau sekitar 99,32% dari kuota penyaluran 3,5 juta orang, dan tahap 4 tersalurkan kepada 1.8 juta orang penerima atau sekitar 69,18% dari kuota penyaluran 2,6 juta orang. Lalu, untuk tahap 5 saat ini masih dalam proses cek kelengkapan data.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @kemnaker, ini 5 kendala yang menyebabkan BSU atau BLT Rp1,2 juta tak bisa segera dicairkan ke rekening ATM kalian.

Perhatikan baik-baik, ya.

“Cek Rekeningmu Yuk Rekanaker! Karena masih ditemukan berbagai kendala dalam penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah”

1. Rekening tidak sesuai nomor induk kependudukan (NIK)

2. Rekening yang sudah tidak aktif

3. Rekening Pasif

4. Rekening yang tidak terdaftar

5. Rekening telah dibekukan oleh bank

Oleh sebab itu, untuk mengatasi kendala belum cairnya uang BSU atau BLT ke rekening masing-masing calon penerima, kalian diminta memastikan rekening yang didaftarkan.

Kendala ini juga menjadi salah satu masalah yang menyebabkan subsidi upah untuk para pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tak kunjung cair.

Cara Mengadu Jika Belum Dapat BLT

Jika Anda belum mendapatkan pencairan dana BLT atau BSU ini bisa memberikan aduan melalui platform yang sudah diberikan Kemnaker di situs resminya, dengan cara berikut:

a. Buka internet kemudian masuk ke link https://kemnaker.go.id/

b. Pillih kanal Subsidi Upah, https://bsu.kemnaker.go.id/

c. Atau bisa langsung klik https://bantuan.kemnaker.go.id/support/home

d. Masukkan laporan atau pertanyaan seputar BLT atau BSU ini ke kanal yang tersedia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar