Yamaha NMax

Hore! Pemerintah Kembali Transfer BLT Termin 2 untuk Tahap 2

  Jumat, 13 November 2020   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi BLT gelombang 2

JAKARTA, AYOBANTEN.COM--Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) termin 2 untuk tahap 2 ke rekening BNI, Mandiri, BRI, BCA dan swasta lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi. Ia mengungkapkan BLT atau BSU termin 2 tahap 2 ini bakal disalurkan ke 2,7 juta orang penerima.

"Kita sudah menyampaikan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) dan KPPN sudah mentransfer ke bank-bank. Semoga hari ini sudah sampai ke penerima," ujar Anwar , Jumat (13/11/2020).

Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah. Ia memastikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya mempercepat proses penyaluran subsidi upah termin 2 bagi pekerja dan buruh dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan itu.

"Kami upayakan dalam satu minggu bisa diproses 2 tahap (batch) langsung, sehingga dapat segera diterima teman-teman pekerja/buruh untuk membantu daya beli dan konsumsi masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, dikabarkan ada penundaan terkait penyaluran bantuan ini, namun menurutnya hal ini bukan ditunda melainkan tetap disalurkan lantaran masih dievaluasi dengan data wajib pajak di Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

"Penyaluran batch (tahap) sebanyak 2,7 juta orang penerima dengan anggaran Rp3,7 triliun. Sebagian sisanya masih dievaluasi di Dirjen Pajak untuk November 2020 hingga Desember 2020," ungkapnya.

Hal tersebut dikarenakan, semua calon penerima BLT atau BSU termin 2 ini harus sesuai Permenaker No.14 Tahun 2020 di mana pekerja wajib bergaji di bawah Rp5 juta per bulan.

"Itu atas rekomendasi KPK kita lakukan pemadanan data," jelasnya.

Nah, pekerja yang ingin cek apakah dapat BLT atau BSU di termin 2 ini atau tidak, kalian bisa mengunjungi website resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan cara atau pedoman berikut ini:

1. Buka website resmi Kementerian Ketenagakerjaan di link kemnaker.go.id

2. Pada pojok kanan atas, klik “Daftar”

3. Jika belum memiliki akun, klik “Daftar Sekarang” yang terdapat pada bagian bawah kolom masuk

4. Mulai isi data diri, masukkan nomor induk kependudukan (NIK), nama orang tua, Email, nomor handphone, password, kemudian klik “Daftar Sekarang”

5. Apabila sudah selesai, sistem akan mengirimkan kode OT melalui SMS ke nomor handphone pendaftar

6. Lakukan aktivasi akun, masuk kembali ke website, dan klik “Masuk” pada bagian pojok kanan atas website

7. Lanjutkan pengisian formulir dengan lengkap

8. Setelah lengkap, akan muncul status pemberitahuan pada dashboard, apakah pendaftar masuk dalam daftar penerima bantuan BLT atau BSU yang diusulkan BP Jamsostek ke Kemnaker atau tidak.

Apabila nama pendaftar sudah terdaftar dalam sistem Kemnaker, namun belum mendapatkan BLT atau BSU, kalian dapat melakukan Kirim Aduan untuk menyampaikan keluhannya.

Lebih lanjut, pekerja yang tidak dapat BLT atau BSU ini karena tidak memenuhi syarat sebagai penerima. Adapun, syarat yang wajib dipenuhi pekerja agar berhak menerima dana subsidi, sesuai Permenaker No.14 Tahun 2020, yakni:

a. Warga negara Indonesia

b. Peserta aktif BP Jamsostek

c. Pekerja dan buruh penerima gaji atau upah

d. Kepesertaan BP Jamsostek sampai dengan Juni 2020

f. Peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan

Pekerja yang merasa memenuhi syarat dan mengalami kendala saat proses pencairan juga bisa lapor ke Kementerian Ketenagakerjaan melalui bsu.kemnaker.go.id atau juga bisa disampaikan melalui nomor WhatsApp (WA): 08119303305 atau nomor telepon: 021-50816000.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar