Beras Busuk di Sembako Covid Pemkot Cilegon

- Jumat, 22 Mei 2020 | 08:46 WIB
Sembako isi beras busuk dari Pemkot Cilegon. (Foto: Istimewa / via Bantennews.co.id)
Sembako isi beras busuk dari Pemkot Cilegon. (Foto: Istimewa / via Bantennews.co.id)

CILEGON, AYOBANTEN.COM--Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon ternyata tidak memegang langsung pengadaan dan pendistribusian paket bahan pokok untuk masyarakat terdampak Covid-19. Mereka diketahui menggunakan jasa pihak ketiga.

Kepala Dinsos Kota Cilegon Achmad Jubaedi mengemukakan, temuan paket bahan pokok tak layak konsumsi di Lingkungan Jombang Masjid, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, pengadaan dan distribusinya dilakukan pihak ketiga. Tak hanya di Kelurahan Jombang Wetan, kasus serupa ternyata juga terjadi di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta dan Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.

“Di Pabean juga ada, Jombang Wetan dan Kelurahan Masigit juga seperti itu, totalnya sekitar 30 (paket sembako), tapi sudah diganti semua. Yang banyak temuan sampai lurahnya laporan itu di Pabean,” ujar Jubaedi, Kamis (21/5/2020).

Meski begitu, dia mengaku tak tahu, jika paket sembako yang dibagikan ternyata tak layak dikonsumsi. Sebab, dalam pengadaan barang dan pendistribusian sembako tersebut, dilakukan oleh pihak ketiga. Dia mengakui, pihak Dinsos hanya tahu beres dalam pengadaan dan pendistribusiannya.

“Ya nggak tahu itu kenapa bisa sampai begitu. Kan itu pihak ketiga, tapi toh yang didistribusikan hari pertama tidak ada komplen, bagus yang di enam kecamatan itu. Karena itu masih tanggung jawab penyedia, sesuai dengan kesepakatan PPK (pejabat pembuat komitmen) dan penyedia. Kita tahunya, barang yang dihasilkan barang yang berkualitas, kalau tidak kan, bisa tidak dibayar, kan tagihannya nanti setelah pekerjaan selesai,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyatakan bakal melakukan pengecekan kenapa paket sembako tersebut tidak layak konsumsi. Sebab dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti penyelewengan.

“Nanti temuan itu PPK selaku pemeriksa hasil pekerjaan kan pada saat menyampaikan dicek mutunya dan lain sebagainya, kalau tidak sesuai kontrak ya digantikan. Nanti dicek juga tempat penyimpanannnya bagaimana, basah atau bagaimana,” katanya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Kota Cilegon Dikepung Banjir

Kamis, 3 Desember 2020 | 09:26 WIB

Kota Cilegon Zona Merah Covid-19

Rabu, 18 November 2020 | 09:33 WIB

Pelaku Pencurian Truk di Cilegon Ternyata ODGJ

Senin, 24 Agustus 2020 | 08:42 WIB

6 Remaja di Cilegon Ditangkap Tim Jawara

Senin, 3 Agustus 2020 | 09:18 WIB

Kawanan Maling Daging Sembelih 9 Kerbau

Jumat, 24 Juli 2020 | 09:34 WIB

Beras Busuk di Sembako Covid Pemkot Cilegon

Jumat, 22 Mei 2020 | 08:46 WIB

Cilegon Dilanda Banjir dan Covid-19

Jumat, 8 Mei 2020 | 09:35 WIB

Terpopuler

X