BLT GURU HONORER KEMDIKBUD: Target Cair ke 2,4 Juta Orang, Pahami 4 Alur Pencairan Ini!

- Kamis, 19 November 2020 | 13:52 WIB
Ilustrasi BLT
Ilustrasi BLT

JAKARTA, AYOBANTEN.COM– Program bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) guru honorer dan tenaga kependidikan (GTK) non-PNS ditargetkan pemerintah bakal tersalurkan ke 2,4 juta orang.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani merinci 2,4 juta guru honorer dan tenaga kependidikan non-PNS itu terdiri dari 1,6 juta di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan 0,8 juta di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Maka kami lihat untuk guru-guru honorer atau tenaga pendidikan yang bukan guru seperti pustakawan dan lain-lain mereka juga pendapatannya juga mungkin banyak yang tadi 1,6 juta di bawah Rp5 juta atau sampai dengan Rp5 juta,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual di YouTube Kemendikbud, Selasa (17/11/2020).    

Salah satu syarat penerima, yakni guru honorer atau tenaga pendidik masuk ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dikelola sekolah masing-masing. Guru honorer dapat login dengan memasukkan email yang telah diverifikasi atau melakukan pengaturan ulang melalui Dapodik sekolah masing-masing bila terjadi kesalahan data.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menjelaskan, BLT atau BSU guru honorer diberikan bertahap sampai dengan akhir November 2020 dengan total anggaran Rp3,66 triliun.

“Kemendikbud selalu mengutamakan kesederhanaan kriteria dalam menyelenggarakan bantuan. Sehingga memudahkan para calon penerima untuk mendapatkan bantuan," ujar Nadiem.

Dalam mendata para pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS yang dinilai paling terdampak pandemi untuk menerima bantuan, Kemendikbud didukung Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komite Penanganan Covid-19 & Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

“BSU untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa. Membantu pendidikan anak-anak kita," kata Nadiem.

Berikut alur pencairan BLT atau BSU guru honorer Kemendikbud:

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Terpopuler

X